Efek samping ultherapy adalah reaksi yang muncul ketika energi ultrasound terfokus (HIFU) berubah menjadi panas di dalam kulit — umumnya kemerahan, bengkak, nyeri, dan gangguan sensasi sementara, serta yang jarang seperti pipi cekung, luka bakar, dan gangguan saraf sementara.
Mungkin Anda sedang bercermin, melihat garis rahang yang mulai kabur, lalu mencari tahu tentang Ultherapy. Kemudian Anda membaca kata “pipi cekung” dan langsung ragu. Kekhawatiran itu wajar, dan justru bagus kalau Anda mencari jawabannya sebelum tindakan.
“Katanya habis Ultherapy pipi bisa kempot, benar, Dok?” Inilah pertanyaan yang paling sering saya dengar di ruang konsultasi. Saya Dr. Lee Sung-wook, dokter spesialis bedah plastik di Seoul. Di artikel ini saya merangkum 8 efek samping ultherapy yang benar-benar bisa terjadi pada Ultherapy di MINE maupun di klinik lain, lalu memisahkan dengan jelas: gejala mana yang cukup dipantau di rumah, dan gejala mana yang harus segera diperiksakan.
Fokus artikel ini adalah hal yang khas pada Ultherapy: mengapa pipi bisa cekung, bagaimana mencegahnya sejak tahap desain, dan bagaimana memastikan alat serta tip-nya asli. Untuk gambaran umum semua alat HIFU dan jadwal pemulihan per gejala, silakan baca artikel efek samping HIFU wajah dan timeline pemulihannya.
- Mengapa Efek Samping Ultherapy Terjadi?
- 5 Efek Samping Ultherapy yang Umum dan Cara Menanganinya
- Efek Samping Ultherapy yang Serius: Pipi Cekung, Luka Bakar, Gangguan Saraf
- Tip Ulthera Asli dan Cara Memilih Klinik
- Cara Meminimalkan Bahaya Ulthera Sebelum Tindakan
- Jika Efek Samping Muncul: Rawat di Rumah, ke Klinik, atau Kontrol 4 Minggu
- Pertanyaan Seputar Efek Samping Ultherapy (FAQ)
- Konsultasi Ultherapy di MINE: Desain Sesuai Wajah Anda
Mengapa Efek Samping Ultherapy Terjadi?
Ultherapy adalah tindakan yang mengumpulkan gelombang ultrasound ke satu titik kecil di bagian dalam kulit. Di titik itu terbentuk panas yang sangat terbatas. Panas inilah yang membuat kolagen mengerut lalu merangsang tubuh membentuk kolagen baru, sehingga kulit terasa lebih kencang.
Secara teknis, Ultherapy termasuk MFU-V (microfocused ultrasound with visualization, yaitu ultrasound terfokus mikro yang dilengkapi layar pencitraan). Menurut buku teks bedah plastik, alat Ultherapy disetujui FDA Amerika Serikat pada tahun 2009 dan dapat menampilkan lapisan jaringan hingga kedalaman sekitar 8 mm, sehingga dokter bisa melihat di lapisan mana energi akan dilepaskan.
Panas yang memberi efek juga sumber efek samping
Gelombang ultrasound melewati epidermis (lapisan kulit paling luar) tanpa melukainya, lalu berhenti di dermis dalam dan SMAS. SMAS adalah lapisan otot dan jaringan ikat tipis yang menopang wajah dari bawah, seperti “rangka” lunak di bawah kulit.
Buku teks bedah plastik mencatat bahwa titik fokus Ultherapy di dermis dan SMAS bisa mencapai sekitar 65°C, dan secara umum dijelaskan pada kisaran 60–70°C. Karena itu, permukaan kulit tidak terluka, tetapi di dalamnya memang terjadi kerusakan panas yang terkendali. Dengan kata lain, panas yang menghasilkan efek pengencangan adalah panas yang sama yang menjadi titik awal efek samping ultherapy.
Masalah biasanya mulai ketika kedalaman meleset sedikit saja dan panas masuk ke lapisan yang tidak diinginkan. Buku teks teknik estetika minimal invasif menjelaskan bahwa ultrasound terfokus mikro dapat membentuk titik koagulasi panas di lapisan otot-kulit untuk mengencangkan, atau menghancurkan sel lemak bila diarahkan ke lapisan lemak di bawah kulit. Satu teknologi, dua hasil yang sangat berbeda — tergantung di mana panas itu jatuh.
5 penyebab utama
- Energi panas itu sendiri: panas yang cukup kuat untuk mengencangkan jaringan pasti menimbulkan sedikit reaksi.
- Perbedaan individu: ketebalan kulit, jumlah lemak wajah, dan kecepatan pulih sangat berbeda pada tiap orang.
- Desain dan teknik: di kedalaman berapa, berapa baris, dan dengan kekuatan berapa — keputusan dokter yang paling menentukan.
- Kondisi alat dan tip: apakah transduser (tip) asli dipakai dan sisa shot-nya dikelola dengan benar.
- Perawatan setelah tindakan: kapan Anda kembali ke sauna, olahraga berat, atau perawatan kulit yang mengiritasi.
Buku teks bedah plastik menyebut bahwa reaksi yang paling sering dilaporkan pada MFU-V adalah rasa tidak nyaman atau nyeri singkat selama tindakan. Sesudah itu, yang paling sering adalah kemerahan dan bengkak sementara. Artinya, sebagian besar efek samping ultherapy bukanlah “kecelakaan”, melainkan bagian dari proses pemulihan yang memang diperkirakan. Untuk informasi keamanan tindakan kulit secara umum, Anda juga dapat membaca materi dari Perhimpunan Dermatologi Korea (Korean Dermatological Association).
Key Point Dr. Lee Sung-wook: Sebagian besar efek samping ultherapy adalah reaksi normal akibat panas. Yang penting bukan “ada reaksi atau tidak”, melainkan “di kedalaman mana dan seberapa banyak energi masuk”.
5 Efek Samping Ultherapy yang Umum dan Cara Menanganinya
Lima reaksi di bawah ini adalah yang paling sering saya temui. Saya ringkas per gejala supaya Anda tahu apa yang wajar. Jadwal pemulihan hari demi hari untuk semua jenis HIFU sudah kami bahas di artikel efek samping HIFU wajah dan timeline pemulihannya, jadi di sini saya tidak mengulanginya.
Segera setelah tindakan: kemerahan & bengkak, nyeri, kesemutan/mati rasa
1. Kemerahan dan bengkak. Area tindakan tampak merah dan sedikit membengkak, biasanya sejak segera setelah tindakan hingga sekitar 72 jam. Banyak pasien kaget saat bercermin, padahal ini reaksi yang paling mudah saya jelaskan. Kompres dingin sesuai arahan klinik, minum air yang cukup, dan hentikan dulu kosmetik yang mengiritasi.
2. Nyeri di area tindakan. Rasanya pegal dan dalam, mirip nyeri otot setelah olahraga. Biasanya berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari, tetapi bisa sampai 2–3 minggu tergantung intensitas tindakan. Minum obat pereda nyeri sesuai resep dan hindari memijat atau menekan area tersebut. Cukup banyak pasien yang merasa nyerinya justru lebih terasa keesokan harinya, karena reaksi jaringan terhadap panas memuncak sehari atau dua hari kemudian. Ini wajar.
3. Gangguan sensasi sementara. Bisa berupa kesemutan, kebas, atau kulit terasa lebih sensitif dari biasanya. Gangguan sensasi umumnya pulih perlahan dalam 2–4 minggu; bila berlangsung lebih dari 4 minggu, Anda perlu kontrol ulang ke klinik tempat tindakan.
Minggu 1–2: kulit kering & mengelupas, memar kecil
4. Kulit kering dan mengelupas. Efek samping ultherapy yang satu ini sering muncul belakangan. Sekitar seminggu setelah tindakan, banyak pasien bilang, “Makeup saya jadi tidak menempel.” Kulit Anda tidak rusak; area yang dilewati panas hanya kehilangan sedikit kelembapan dan fungsi pelindungnya (skin barrier) sedang menurun sementara. Pakai pelembap lebih banyak dari biasanya dan hentikan dulu scrub atau peeling.
5. Memar kecil. Tidak terlalu sering, tetapi lebih mudah muncul di area dengan pembuluh darah rapuh atau pada orang yang minum obat pengencer darah. Biasanya memudar sendiri dalam 1–2 minggu. Penting: bila Anda minum aspirin, antikoagulan, atau obat sirkulasi darah, jangan menghentikannya sendiri. Bicarakan dulu dengan dokter yang meresepkan obat itu, baru tentukan jadwal tindakan.
Dalam satu studi yang dimuat buku teks dermatologi kosmetik, kemerahan, memar, dan permukaan kulit yang tampak sedikit tidak rata pada hari ke-7 setelah tindakan ultrasound hilang seluruhnya pada hari ke-30. Ini adalah hasil pengamatan studi tertentu dan pemulihan setiap orang bisa berbeda, tetapi berguna sebagai gambaran kapan reaksi umum muncul dan mereda. Perlu diingat juga bahwa reaksi ini berbeda dengan hasil pengencangan; untuk perubahan hasilnya, baca perubahan hasil Ultherapy dari hari ke hari.
Key Point Dr. Lee Sung-wook: Reaksi seperti ini bukan untuk “dihilangkan”, melainkan “dibiarkan berlalu”. Namun, bila sudah melewati garis batas 4 minggu, saatnya diperiksa.
Efek Samping Ultherapy yang Serius: Pipi Cekung, Luka Bakar, Gangguan Saraf
Tiga efek samping ultherapy berikut jarang terjadi, tetapi inilah yang paling ditakuti pasien. Kabar baiknya, ketiganya sangat berkaitan dengan desain dan alat — artinya sebagian besar bisa dicegah.
6. Pipi cekung — mekanisme & pencegahan sejak desain
Prinsipnya sederhana. Bila titik fokus ultrasound jatuh di lapisan lemak di bawah kulit, bukan di SMAS, lemak di area itu bisa berkurang. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, buku teks teknik estetika menyebut bahwa ultrasound terfokus mikro memang dapat menghancurkan sel lemak di lapisan subkutan (lapisan lemak tepat di bawah kulit). Pada tubuh, sifat ini dimanfaatkan untuk mengecilkan lemak. Di pipi yang lemaknya tipis, efek yang sama bisa membuat wajah tampak kempot.
Buku teks facelift mencatat kasus perempuan 47 tahun yang kehilangan lemak subkutan setelah HIFU. Buku yang sama menyebut bahwa HIFU dapat membuat jaringan pembuluh darah halus di bawah kulit (pleksus subdermal) menjadi fibrosis atau mengeras, sehingga dapat membatasi keberhasilan cangkok lemak di kemudian hari — meskipun pada kasus tersebut cangkok lemaknya tetap berhasil. Ini satu laporan kasus, bukan berarti setiap orang akan mengalaminya, tetapi cukup menjadi alasan untuk merancang tindakan dengan hati-hati.
Penyebab pipi cekung setelah Ultherapy biasanya salah satu dari tiga hal berikut:
- Pengaturan kedalaman meleset sehingga energi sampai ke lapisan lemak.
- Jumlah shot berlebihan pada wajah yang lemaknya memang tipis. Cara menentukan berapa shot Ultherapy yang sesuai sudah kami bahas terpisah.
- Tip tidak asli atau tip yang sisa shot-nya sudah habis, sehingga energi keluar tidak merata.
Cara mencegahnya:
- Desain per area: struktur tulang dan sebaran lemak wajah diperiksa dulu, lalu kedalaman dibagi per area.
- Alat dan tip asli: pastikan alatnya resmi dan Anda bisa menerima sertifikat keaslian setelah tindakan.
- Area yang lemaknya tipis dikerjakan secara konservatif: misalnya pipi bagian dalam. Menembak sebanyak-banyaknya bukan tanda tindakan yang baik.
7. Luka bakar & lepuh
Luka bakar jarang, tetapi bila terjadi bisa meninggalkan bekas. Karena itu, bagian inilah yang paling saya jaga. Penyebabnya biasanya salah satu dari tiga hal: energi terlalu tinggi untuk area tersebut, shot bertumpuk di titik yang sama, atau alat bermasalah dan tip isi ulang yang tidak terverifikasi.
Bila area tindakan melepuh atau rasa panasnya tidak kunjung reda, jangan mengoleskan salep sendiri. Hubungi klinik tempat Anda menjalani tindakan dan segera atur jadwal pemeriksaan. Penanganan dan obatnya berbeda tergantung derajat luka bakar, jadi diperiksa lalu memakai obat sesuai resep membantu menurunkan risiko bekas luka.
8. Gangguan saraf sementara
Gejalanya bisa berupa satu sisi sudut bibir atau alis terasa lemah, ekspresi wajah tidak simetris saat tersenyum, atau sensasi di area tertentu jelas berkurang. Ini adalah efek samping ultherapy yang sangat jarang. Kasus yang dilaporkan umumnya bersifat sementara dan pulih dalam hitungan minggu sampai bulan. Namun, kecepatan dan derajat pemulihannya sangat bervariasi. Jika Anda merasa ekspresi wajah tidak simetris, jangan menilai sendiri — segera periksakan diri.
Key Point Dr. Lee Sung-wook: Efek samping serius umumnya adalah masalah “kedalaman dan jumlah total energi”. Karena itu, pencegahan dimulai dari desain, bukan dari alat semata.
Tip Ulthera Asli dan Cara Memilih Klinik
Setelah memahami mekanisme pipi cekung dan luka bakar, Anda akan melihat bahwa alat dan tip bukan sekadar soal merek. Tip-lah yang menentukan ke kedalaman mana energi dikirim.
Kenapa tip asli penting: kedalaman 1,5 / 3,0 / 4,5 mm & batas shot per tip
Tip Ulthera asli bekerja pada kedalaman tetap 1,5 mm, 3,0 mm, dan 4,5 mm. Buku teks dermatologi kosmetik menjelaskan bahwa tip 4,5 mm memakai frekuensi 4 MHz dan tip 3,0 mm memakai 7 MHz; frekuensi yang lebih tinggi mencapai lapisan yang lebih dangkal. Dengan begitu, dokter bisa memilih tip yang tepat untuk tiap lapisan: dermis atas, dermis dalam, atau SMAS.
- Energi sampai ke kedalaman yang direncanakan: setiap tip punya kedalaman yang sudah ditetapkan.
- Standar dari pabrikan: jumlah shot dan kekuatan per tip sudah ditentukan, sehingga sisa shot tidak bisa “dipaksa” dipakai lebih lama.
- Hasil lebih mudah diprediksi: mengurangi satu variabel saja sudah menjadi langkah awal mencegah efek samping.
Risiko tip palsu atau isi ulang
Tip yang tidak asli atau diisi ulang membuat efek samping ultherapy lebih sulit dikendalikan:
- Energi bisa keluar tidak merata, sehingga risiko pipi cekung atau luka bakar meningkat.
- Hasilnya bisa berbeda dari yang diharapkan.
- Bila terjadi masalah, penyebab dan tanggung jawabnya sulit ditelusuri.
5 pertanyaan yang perlu Anda tanyakan saat konsultasi
Saya selalu menyarankan pasien mencatat lima hal ini sebelum datang konsultasi:
- Tanyakan langsung di awal: “Apakah alat ini benar-benar Ultherapy asli?”
- Pastikan Anda bisa melihat dan menerima sertifikat keaslian tip pada hari tindakan.
- Apakah dokter spesialis yang mendesain juga yang melakukan tindakan?
- Apakah kedalaman dijelaskan per area sesuai wajah Anda?
- Jika ada masalah, kapan dan kepada siapa Anda harus menghubungi? Dapatkan jawabannya sebelum pulang.
Bagi pasien Indonesia yang menjalani tindakan di Seoul, poin 2 dan 5 sangat penting. Mintalah sertifikat sebelum kembali ke Indonesia, dan pastikan ada jalur kontak setelah tindakan dari jarak jauh, misalnya lewat WhatsApp, supaya foto gejala bisa dikirim dan dinilai oleh dokter.
Cara Meminimalkan Bahaya Ulthera Sebelum Tindakan
Bahaya ulthera paling efektif dikurangi sebelum tindakan dimulai. Persiapan yang tepat bisa mengurangi efek samping ultherapy yang umum maupun yang serius.
Konsultasi menyeluruh
- Minta dokter memeriksa jumlah lemak wajah, ketebalan kulit, dan derajat kendur, lalu tanyakan area mana yang akan ditembak dan seberapa banyak.
- Sampaikan riwayat alergi, penyakit kulit, dan tindakan estetika lain yang baru Anda jalani.
- Bawa daftar obat dan suplemen yang Anda konsumsi apa adanya — itu cara paling akurat.
- Diskusikan cara mengurangi rasa tidak nyaman. Buku teks bedah plastik menyebut bahwa obat pereda nyeri sebelum tindakan atau krim anestesi bisa dipertimbangkan; jenisnya ditentukan dokter sesuai kondisi Anda.
Hal yang perlu dihindari sebelum tindakan
- Obat antitrombotik dan aspirin: jangan dihentikan sendiri. Minta pendapat dokter yang meresepkannya terlebih dahulu.
- Hindari alkohol sebelum dan sesudah tindakan, karena membantu mengurangi bengkak dan memar.
- Bila ada radang, luka, atau herpes di area tindakan, tunda tindakan sampai sembuh.
Siapa yang perlu lebih hati-hati
- Wajah yang lemaknya memang tipis atau pipinya sudah agak cekung.
- Kulit tipis dan mudah iritasi.
- Sedang minum obat pengencer darah.
- Daya tahan tubuh sedang menurun atau proses pemulihan cenderung lambat.
- Pernah mengalami reaksi tidak biasa setelah laser atau RF (radiofrekuensi).
Ini bukan berarti Anda tidak boleh menjalani Ultherapy. Hanya saja, kekuatan dan area perlu dirancang lebih konservatif, jadi sampaikan sejak awal konsultasi.
Key Point Dr. Lee Sung-wook: Untuk mengurangi efek samping, periksa bagaimana dokter merancang kedalaman per area — bukan seberapa kuat tindakannya — dan pastikan ada sistem kontrol ulang setelahnya.
Jika Efek Samping Muncul: Rawat di Rumah, ke Klinik, atau Kontrol 4 Minggu
Ketika efek samping ultherapy muncul, pertanyaan pertama biasanya: “Ini cukup ditunggu, atau harus ke dokter?” Berikut cara saya membaginya untuk pasien.
Perawatan di rumah (sesuai arahan klinik)
- Bengkak dan kemerahan: kompres dingin sesuai waktu dan frekuensi yang dianjurkan klinik, minum air cukup, dan pakai pelembap yang lembut.
- Saat tidur: posisikan kepala sedikit lebih tinggi agar bengkak tidak menumpuk.
- Nyeri: minum obat pereda nyeri sesuai resep dan dosisnya saja.
- Hindari sementara: pijat atau totok wajah, menekan area tindakan, sauna, mandi air panas, dan olahraga berat.
Tanda harus segera ke klinik
- Area tindakan melepuh atau dicurigai luka bakar.
- Ekspresi wajah terasa janggal di satu sisi, atau mata dan mulut sulit menutup rapat.
- Ada tanda infeksi: demam, nanah, atau kemerahan yang makin melebar.
- Nyeri yang tidak membaik dengan obat, atau bengkak yang justru makin parah.
Daftar tanda bahaya HIFU yang lebih lengkap ada di artikel efek samping HIFU wajah di atas.
Garis batas 4 minggu: kapan perlu jadwal kontrol ulang
Ada efek samping ultherapy yang tidak darurat, tetapi tetap perlu diperiksa dengan membuat janji kontrol:
- Mati rasa atau gangguan sensasi yang berlangsung lebih dari 4 minggu.
- Gejala yang sempat membaik lalu memburuk lagi.
- Kontur pipi tampak cekung atau wajah terlihat “kempot”.
Mengapa 4 minggu? Karena sebagian besar reaksi umum, termasuk gangguan sensasi, biasanya sudah mereda dalam 2–4 minggu. Jika lewat dari itu, lebih baik dinilai langsung daripada terus menunggu.
Key Point Dr. Lee Sung-wook: Pilihan paling berisiko saat mengalami efek samping ultherapy adalah menghabiskan waktu mendiagnosis diri sendiri lewat internet. Kalau ragu, datang saja atau kirim foto ke klinik.
Pertanyaan Seputar Efek Samping Ultherapy (FAQ)
Berapa lama efek samping ultherapy bertahan?
Kemerahan, bengkak, dan nyeri biasanya membaik dalam beberapa hari. Kesemutan atau rasa pegal bisa bertahan sekitar 2–4 minggu, sedangkan reaksi berat yang jarang bisa butuh beberapa bulan untuk pulih. Karena kecepatan pemulihan berbeda pada tiap orang, kontrol ulang bila perjalanannya tidak sesuai perkiraan.
Apakah pipi cekung setelah Ultherapy bisa pulih?
Pipi cekung terjadi karena lemak di bawah kulit berkurang. Seiring waktu bisa terlihat lebih samar, tetapi derajat dan lama pemulihannya sangat berbeda pada tiap orang. Koreksi dengan filler atau cangkok lemak bisa dipertimbangkan setelah dokter menilai kedalaman dan lokasinya secara langsung — dan buku teks facelift mengingatkan bahwa HIFU dapat membatasi keberhasilan cangkok lemak, jadi pencegahan tetap yang paling penting.
Apa yang perlu disiapkan sebelum Ultherapy agar efek samping minimal?
Siapkan daftar obat yang Anda minum (aspirin dan antitrombotik jangan dihentikan sendiri). Hindari jadwal acara penting dalam 2 hari pertama karena bengkak dan kemerahan masih terlihat. Obati dulu radang atau luka di area tindakan, dan jaga tidur serta kondisi tubuh.
Siapa yang lebih berisiko mengalami efek samping Ultherapy?
Mereka yang lemak wajahnya tipis atau pipinya sudah agak cekung, berkulit tipis dan sensitif, minum obat pengencer darah, sedang menurun daya tahan tubuhnya, atau pernah bereaksi terhadap laser dan RF. Ini bukan larangan, tetapi desainnya perlu lebih konservatif.
Kalau takut efek samping, apakah lebih baik tidak Ultherapy?
Jawaban saya selalu sama: Ultherapy jelas cocok untuk sebagian orang dan tidak cocok untuk yang lain, tergantung derajat kendur dan jumlah lemak wajah. Daripada menghindarinya begitu saja, cek dulu apakah wajah Anda sesuai. Jika tidak, saya akan menyarankan metode lain — gambaran lengkapnya ada di artikel pilihan facelift bedah dan non-bedah.
Konsultasi Ultherapy di MINE: Desain Sesuai Wajah Anda
Ultherapy mengencangkan kulit tanpa sayatan, tetapi selama memakai panas, kemungkinan efek samping ultherapy selalu ada. Yang penting bukan “ada atau tidak ada” efek samping, melainkan kemampuan membedakan reaksi yang wajar dari yang tidak, dan memeriksakan diri tepat waktu.
Rencana tindakan yang tepat berbeda-beda menurut ketebalan kulit, sebaran lemak, dan derajat kendur masing-masing. Jika Anda khawatir soal efek samping, sampaikan sejak awal konsultasi — kami akan menyesuaikan desainnya. Informasi layanan lengkap tersedia di halaman Ultherapy di MINE. Hubungi MINE melalui WhatsApp, telepon +82-2-516-1175, atau formulir konsultasi online di minepsid.com.
Ditulis & ditinjau oleh: Dr. Lee Sung-wook, Direktur Utama (Spesialis Bedah Plastik)
MINE Bedah Plastik & Dermatologi | 813 Nonhyeon-ro, Gangnam-gu, Seoul, Korea Selatan | Telepon +82-2-516-1175
※ Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak menggantikan saran medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Hasil operasi dapat bervariasi dan efek samping mungkin terjadi. Silakan konsultasikan dengan dokter bedah plastik bersertifikat.